REVIEW KASTURI JAWARA

 minyak kasturi, parfum kasturi, minyak wangi kasturi, jawara kasturi, parfum kasturi jawara, minyak kasturi jawara

 

REVIEW MINYAK KASTURI JAWARA

Rasulullah SAW sangat meyukai wanginya minyak kasturi dan seringkali menggunakannya. Minyak kasturi sering disebut sebagai rajanya wewangian. Ternyata, dibalik wanginya minyak kasturi juga menyimpan 1001 khasiat yang tiada tara. MasyaAllah!

Di dalam kitab tibbunn nabawi (obat – obatan ala  nabi), sebuah karya agung dari ibnu Qayyim Al jauziah, disebutkan bahwa Rasulullah SAW sering memakai wewangian kasturi. Sedangkan dalam kitab shahih muslim dituturkan hadits riwayat abu said Al-Khudri bahwa Rasulullah SAW berabda “Minyak wangi yang paling harum adalah kasturi”

Dalam kitab shahih  bukhari dan muslim, disebutkan pula riwayat dari Aisyah R.A Beliau menuturkan “Aku pernah memercikan minyak wangi kepada Nabi SAW sebelum beliau melakukan ihram, pada saat penyembelihan maupun sebelum tawaf dengan menggunakan wewangian yang mengandung kasturi”.

Rasulullah Muhammad SAW menyukai minyak wangi. Sebenarnya, menolak pemberian maupun hadiah dari orang lain tidak disarankan dalam islam. pemberian dapat menjadi sarana menguatkan ukhuwah sesasesamelim.

Tetapi, ada hal yang sangat ditekankan ulama terkait pemberian. Sejumlah ulama sampai melarang menolak pemberian barang tertentu. Yang paling utama adalah minyak wangi.

Dikutip dari konsultasi syariah, larangan menolak miyak wangi tercatum dalam hadis riwayat ahmad dan nasai dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda “Siapa yang ditawari minyak wangi, janganlah dia menolaknya. Karena minyak wangi itu ringan diterima, dan baunya harum”. Hal ini juga tercantum dalam riwayat Tirmidzi dan Al baghawi dari Ibnu Umar RA. Rasulullah SAW bersabda “Ada tiga hal yang tidak boleh ditolak, bantal untuk duduk, minyak wangi, dan susu”

Sementara hikmahnya, kita sangat dianjurkan menggunakan minyak wangi agar tubuh selalu harum. Menggunakan minyak wangi juga merupakan kebiasaan rasulullah. Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menukil pendapat Ibnul Bathal, menjelaskan rasulullah tidak pernah menolak minyak wangi agar kondisinya terjaga jika setiap saat bermunajat. Tetapi, Ibnu Hajar justru mengatakan alasan ini hanya berlaku untuk rasulullah SAW. Tidak bolehnya menolak pemberian minyak wangi berlaku untuk semua umatnya.

APA ITU MINYAK KASTURI?

Minyak kasturi merupakan wewangian atau parfum yang di Sunnah kan dalam agama islam. Minyak kasturi banyak diabadikan dalam hadist – hadist sohih maupun kisah – kisah para sufi dan para wali. Seperti yang terdapat dalam HR muslim dikatakan bahwa sebaik – baiknya wewangian adalah minyak kasturi. Dalam kajian Imam Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah juga terdapat beberapa manfaat tentang minyak kasturi, diantaranya kasturi dapat menghilangkan ketakutan dan kebimbangan, memperkuat organ dalam tubuh serta dapat menghilangkan sesak nafas.

Minyak misik atau kasturi memiliki warna bening. Aromnya lembut, tidak menyengat, namun tahan lama sehingga tidak mudah hilang ketika dipakai.

Ada beberapa waktu yang dianjurkan memakai minyak katsturi yaitu sebelum shalat, ketika membaca Al-quran, pergi ke masjid, menyambut hari raya, bertamu dengan tamu, pada hari jumat, bersama suami istri, menuntut  ilmu atau taklim, dan ketika memenuhi undangan.

 

minyak kasturi, parfum kasturi, minyak wangi kasturi, jawara kasturi, parfum kasturi jawara, minyak kasturi jawara

ASAL – USUL MINYAK KASTURI

Minyak kasturi  merupakan minyak yang bahan utamanya berasal dari tumbuh – tumbuhan dan hewan.

  1. Dari tumbuh – tumbuhan

Kasturi biasanya dapat dijumpai dilapangan terbuka dan tingginya sekitar 4 meter. Batangnya lurus dan bulat. Bakal buahnya berkeping 5 dan berbentuk bundar serta berbulu kasar.

Biji kasturi juga berbentuk bundar, berwarna cokelat, licin dan bergaris. Apabila bijinya digiling maka akan menghasilkan katsuri yang sangat wangi.

Kasturi hidup di daerah beriklim tropis sampai pada ketinggian 650 meter diatas permukaan laut. Biasanya dapat dijumpai daerah Burma, Hainan (cina) dan asia tenggara seperti Indonesia.

  1. Dari binatang

Terdapat lima jenis hewan yang menghasilkan kasturi yaitu kijang jantan, lembu, musang, kura – kura dan tikus (jenis tikus muskrat (Ondatra zibethicus)). Namun, hewan yang populer menghasilkan minyak kasturi yaitu kijang jantan. Kandungan kasturi terdapat dalam bintil kelenjar kijang jantan. Namun terkadang kasturi juga tumbuh di bagian – bagian lain hewan tersebut, seperti dileher, badan bagian atas, dan juga kepala.

Di cina, spesies kijang jantan sulit untuk ditemui, sehingga para ilmuwan cina mengembangkan peternakan mamalia tersebut dengan mengekstrak bintil kasturi tanpa perlu membunuh kijang. Pengambilan bintil kijang itu dilakukan secara terjadwal, sehingga meningkatkan penghasilan kasturi, serta mendorong upaya reproduksi kijang jantan.

Dalam bidang perobatan cina tradisional, kasturi dipercaya mampu mengembalikan kesadaran seseorang yang pingsan, melancarkan peredaran darah, meghilangkan bengkak pada tubuh, menghilangkan rasa sakit dan merangsang penghentian/pembersihan darah haid. Kasturi juga diyakini sebagai penawar ajaib di kalangan masyarakat konvensional di Nepal, Pakistan, Siberia, dan Mongolia.

Dan di india, kasturi telah lama digunakan dalam kaidah pengobatan Ayurveda. Pada pengobatan Ayurveda diyakini mampu meredakan penyakit asma, demam, dan sakit kepala. Serta kegunaan paling populer di india itu sendiri adalah untuk pembuatan minyak wangi.

MINYAK KASTURI SANGAT DISUKAI RASULULLAH SAW

Minyak kasturi mempunyai aroma lembut, namun kuat sehingga tidak mudah hilang. Bau badan yang tak sedap bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang. Orang lain mungkin enggan mendekat jika bau badan kita sangat tidak enak. Untuk itulah, seorang muslim dianjurkan mengenakan wewangian sebagai bagian dalam menjaga penampilan. Karena islam mensyaratkan umatnya untuk tampil rapi dan menarik. Parfume terdiri berbagai jenis macam dari sekian banyak jenis parfume. Ternyata ada wewangian khusus yang sangat disukai Rasulullah SAW. Parfum tersebut adalah minyak kasturi.

Dalam hadist riwayat an Nassai, Rasulullah SAW bersabda “Yang terbaik dari wewangian kalian adalah minyak (misk)” Minyak misk memiliki aroma yang lembut, tidak menyengat, namun kuat sehingga tidak mudah hilang. Karena aromanya yang lembut, parfum misk cocok dipakai baik pria maupun wanita. Namun, untuk para muslimah sebaiknya menggunakan minyak kasturi hanyak di dalam rumah.

MINYAK WANGI KASTURI RAJANYA WEWANGIAN PRIA MUSLIM

Kasturi merupakan wewangian yang paling baik dan paling wangi. Kasturi sering disebut sebagai raja wewangian karena kualitasnya yang baik. Di dalam sebuah hadist dikatakan bahwa, “Dinding – dinding surge itu batu batanya dari perak dan emas. Tanahnya pohon kimkuma (za’faran) dan buminya kasturi.” (HR. Al Bazzar)

Dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh para ahli, ternyata kasturi tidak hanya istimewa dalam wewangian saja. Namun juga memiliki 1001 khasiat di dalamnya. Disebutkan bahwa jika diminum maupun dihirup maka dapat berkhasiat untuk menyujukkan jiwa dan mendigdayakan seluruh organ tubuh bagian dalam.

Adapun secara lahiriah, apabila minyak kasturi dioleskan ke tubuh, maka sangat berguna bagi orang – orang yang telah berusia lanjut dan orang yang terjangkiti penyakit kedinginan atau kelembapan terutama pada musim dingin.